Cara mengetahuai batu cincin asli atau palsu dan mengenal bentuk dan nama-nama batu cincin agar kita tidak salah dan tidak tertipu saat membeli dan menjual batu cincin. Satu lagi trend anak muda sekarang, adalah dengan menggunakan cincin dijarinya, bukan cincin seperti cincin yang biasa anak muda pada umumnya yang banyak model dan bentuknya, tapi yang jadi trend sekarang adalah menggunakan batu cincin batu akik atau batu mulia, seperti orang tua jaman dulu.
Namanya juga mode, bisa pasang surut atau berputar kembali pada mode periode sebelumnya. Dan sebagai penggemar sekaligus kolektor batu cincin, disini ane akan sedikit share bagaimana cara memilih batu cincin yang baik serta berkualitas dan tentu saja cocok bagi penggunanya.
Saking maraknya dunia per-batu cincin-an sekarang, orang-orang mulai berburu batu cincin ini. Ada yang bertujuan komersil maupun hal-hal mistis diluar nalar. tapi sebelum kita membeli, ada baiknya kita mencari informasi, baik browsing di inernet maupun tanya-tanya pada ahlinya, aga tidak tertipu karena banyak juga batu cincin yang palsu beredar di pasaran.
Yuk kenali dulu Jenis - jenis Batu cincin akik mulia yang ada sekarang :
Batu Zamrud
Adalah batu permata atau batu mulia yang berwarna hijau sampai hijau tua. Zamrud termasuk mineral silikat beril (mengandung beryllium) dan warna hijaunya disebabkan oleh kelumit kromium. Adanya vanadium dan besi yang menyertai kelumit kromium akan menyebabkan ragam zona pada warna hijau tersebut. Kekerasan zamrud termasuk tinggi (7,5 dalam skala Mohr).
Negara penghasil Batu zamrud kualitas tinggi adalah Kolombia, Siberia, Afrika Selatan, Zimbabwe, Australia, dan Brasil.
Menurut kepercayaan jaman dulu, batu Zamrud dapat mmperkuat daya ingat, menambah wibawa. banyak para pejabat ataupun bos-bos yang memakai batu Zamrud karena mereka yakin batu yang dikenakannya akan membawa keberuntungan.
Batu Safir
Komponen penyusun Batu safir Adalah bentuk kristal tunggal aluminium oksida (Al2O3), suatu mineral yang dikenal sebagai korundum. Safir dapat ditemukan secara alami sebagai batu permata atau difabrikasi pada boule kristal besar untuk berbagai keperluan, Batu Safir sangat banyak peminatnya, selain warnanya yang lembut juga sangat cocok dengan kepribadian semua orang.
Batu Merah delima / Mirah Delima
Mirah delima, merah delima, atau batu rubi adalah batu permata berwarna merah yang mempunyai gradasi warna bervariasi antara merah muda hingga merah darah dan merupakan salah satu jenis dari mineral korundum (aluminium oksida). Warnanya terutama disebabkan oleh kromium.
Namanya berasal dari buah delima yang isinya berwarna merah. Rubi alami sangat jarang, tetapi rubi buatan dapat difabrikasi dengan cukup murah. Rubi dianggap merupakan salah satu dari empat batu berharga bersama dengan safir, zamrud, dan intan.
Harga batu rubi terutama ditentukan oleh warna. Warna merah paling berkilau dan paling bernilai dapat berharga sangat tinggi melampaui rubi lain dengan mutu yang sama. Setelah warna, berikutnya adalah kejernihan: batu yang jernih menandakan harga tinggi.
Dan masih banyak lagi batu - batu atau mineral yang dapat kita jadikan sebagai perhiasan atau batu cincin, diantaranya :
Macam-macam bentuk dan nama batu cincin :
- Agate
- Amazonite
- Amber
- Ametrine
- Ammolite
- Andalusite
- Apatite
- Aquamarine ( Beryl )
- Axinite
- Aventurine
- Benitoite
- Beryl
- Bixbite ( Beryl )
- Bloodstone / Akik darah
- Bone
- Cat's eye
- Carnelian
- Cassiterite
- Chalcedony
- Charoite
- Chrysoberyl (mata kucing): Alexandrite
- Chrysocolla
- Chrysolite (krisolit)
- Chrysoprase
- Coral
- Cordierite
- Cubic Zirconia
- Danburite
- Diamonds / Berlian / Intan
- Dinososaur Bone
- Diopsite
- Dolomite
- Drusy
- Euclase
- Enstatie
- Fluorite
- Fosfor
- Permata Garnet (Batu delima, mata kucing): Rhodolite
- Heliodore (Beryl)
- Hematite
- Iolite
- Kunzite
- Idocrase
- Jadeite/giok
- Labradorite: Spectrolite
- Permata Lapis Lazuli
- Larimar
- Malachite (malakit)
- Matlockit
- Montana Agate
- Moonstone (batu biduri bulan, biduri laut)
- Morgan Hill
- Nephrite/nefrit (jade)
- Olivine
- Orthoclase
- Opal (kalimaya)
- Padparadscha
- Phenakite
- Pyrope
- Palmwood
- Pearl / Mutiara
- Pectolitej
- Peridot
- Pyrite
- Quarz
- Kristal Quartz (Kuarsa): termasuk di dalamnya Aventurine, Carnelian, Citrine,
- Kristal Agate (akik)
- Kristal Amethyst (kecubung)
- Kristal Chalcedony
- Onyx (batu krisopras)
- Permata Jasper
- Rhodonite
- Ruby
- Rutile
- Rubicelle (spinel)
- Permata Ruby (Batu merah delima / mirah delima / mirah, Batu nilem, yaspis merah, akik merah, rubi)
- Scapolite (yellow)
- Sphene
- Spodumene
- Strontium titanate
- Kristal Sapphire (Batu nilam, lazurit, safir)
- Spinel
- Permata Sunstone
- Sugilite
- Tanzanite
- Permata Tiger’S Eye (mata kucing)
- Kristal Topaz (Batu cempaka, topas, yakut kuning)
- Kristal Tourmaline: Rubelite (merah), Dravite (kuning), Verdelite (hijau), Indicolite (biru)
- Turquoise (Batu yakut biru, pirus)
- Violan
- Yag
- Zircon
- Zoisite
Cara Membedakan Batu cincin Asli dengan yang palsu, Ciri ciri Batu Cincin Asli :
- Coba anda tempelkan batu pada kulit yang pjka seperti pipi jika batu terasa dingin maka batu tersebut batu itu asli.
- Cara kedua adalah dengan dibakar, kalau ada tanda-tanda hangus atau berunah warna, dipastikan tiu batu palsu
- Jika batu cincin dibakar batu akan panas dan kembali cepat dingin, berbeda dengan batu palsu yang lama memyimpan panas
- Perhatikan serat didalamnya dengan cara menerawang, bila asli serat pada batu nampak seperti retak-retak, karena batu mulia dengan mulus tanpa serat.
Semoga Tips Memilih Batu Cincin yang Bagus dan Asli ini bisa bermanfaat buat para kolektor batu cincin yang sedang marak di indonesia.
Artikel Pilihan :